adalah catatan harian seorang pengembara mencari LENTERA YANG HILANG dalam kehidupan.Kota Kecil Lunang Silaut persinggahan yang telah mengubur mimpi dan impian menggapai bintang.
Cari Blog Ini
Senin, 23 Mei 2011
Rabu, 20 Oktober 2010
KITA TAK BISA JUJUR
Ketika kita duduk terpaku oleh heningnya waktu
daun daun masih bergoyang walau diam
dan kita saling memandang heran
dari lamanya mengendap dikebisuan malam
seribu satu yang kita pikirkan remang - remang............
Mungkin tiada yang lebih mengherankan dari kita
Setiap malam kita tak pernah bisa pejamkan mata
untuk sedikit bermimpi tentang kedamaian dalam hati
dan menikmati riuhnya manusia mencaci maki
menggerutuk menuntut hak yang tak pernah pasti...............
Kita selalu pasrah dan tetap berusaha
menyeka peluh yang membanjiri dada nyaris menenggelamkan
semua tetap pada posisi siaga berlaga
walau sering timur tengah gemuruh meronta
kita tetap berusaha maju
dan terpaksa menggganjal dengan apa saja
hari ini kita berbaur
menyatukan segala yang membentur untuk didaur
tetapi kita tak pernah bisa bicara jujur
Sementara Dunia tak mau akur menerima kita
yang sehari - hari masih tetap berjemur
Dalam debu- debu waktu..................
daun daun masih bergoyang walau diam
dan kita saling memandang heran
dari lamanya mengendap dikebisuan malam
seribu satu yang kita pikirkan remang - remang............
Mungkin tiada yang lebih mengherankan dari kita
Setiap malam kita tak pernah bisa pejamkan mata
untuk sedikit bermimpi tentang kedamaian dalam hati
dan menikmati riuhnya manusia mencaci maki
menggerutuk menuntut hak yang tak pernah pasti...............
Kita selalu pasrah dan tetap berusaha
menyeka peluh yang membanjiri dada nyaris menenggelamkan
semua tetap pada posisi siaga berlaga
walau sering timur tengah gemuruh meronta
kita tetap berusaha maju
dan terpaksa menggganjal dengan apa saja
hari ini kita berbaur
menyatukan segala yang membentur untuk didaur
tetapi kita tak pernah bisa bicara jujur
Sementara Dunia tak mau akur menerima kita
yang sehari - hari masih tetap berjemur
Dalam debu- debu waktu..................
KEBEBASAN TUHAN
Kebebasan tak pernah ada......
Karena aturan dibuat manusia...........
Siapa yang berani melanggarnya.......
Karena Diri bukan peraturan ..............
Bila dalam diri adalah pagar..............
Bila dalam diri adalah aturan.............
Bila dalam diri adalah kebenaran...........
Karena diri bahagian dari aturan...........
Tuhan telah mencipta ..............
Manusia dan aturan adalah bahagian yang tak terpisah.......
Dicipta sebagai mesin kehidupan..........
Maka Aturan adalah kehidupan..........
Kehidupan adalah aturan yang diciptaNya......
Sebagai tanda benar atau Salah
Tanda Baik atau Buruk
Tanda Taat atau Tidak
Siapa yang berani Mencari Kebebasan ?
Kalau Kebebasan adalah aturan......
dan aturan adalah kehidupan.
Maha Benar Allah yang Agung
Maha Bebas dalam Kehidupan
Maha hidup dalam aturan..............
Karena aturan dibuat manusia...........
Siapa yang berani melanggarnya.......
Karena Diri bukan peraturan ..............
Bila dalam diri adalah pagar..............
Bila dalam diri adalah aturan.............
Bila dalam diri adalah kebenaran...........
Karena diri bahagian dari aturan...........
Tuhan telah mencipta ..............
Manusia dan aturan adalah bahagian yang tak terpisah.......
Dicipta sebagai mesin kehidupan..........
Maka Aturan adalah kehidupan..........
Kehidupan adalah aturan yang diciptaNya......
Sebagai tanda benar atau Salah
Tanda Baik atau Buruk
Tanda Taat atau Tidak
Siapa yang berani Mencari Kebebasan ?
Kalau Kebebasan adalah aturan......
dan aturan adalah kehidupan.
Maha Benar Allah yang Agung
Maha Bebas dalam Kehidupan
Maha hidup dalam aturan..............
Senin, 18 Oktober 2010
TAK ADA YANG TERSISA
Sulit kuterjemahkan rasa ini
bergunung menjulang tinggi hati sakit
menjalar sampai ke muara pikir dan tak pernah berakhir
dari waktu yang berlalu sampai disini
mendarah daging dalam jiwa.........................
Ingin kubuktikan aku masih ada diantara manusia
yang mencoba hadir dalam kancah perjuangan ini
mengisi banyak waktu walau sepenggalpun
demi harkat harga diri insan dihadapan Tuhan
demi sesuatu yang tak berakhir.....................
Sampai ke muara hati kutelusuri
Jejak langkahku mencari yang tercecer hilang
dalam perjalanan menuju mati
yang sampai hari ini belum berakhir
tetap kucari walau kuburpun kugali
demi sebuah tanda tanya hidup ini yang tak terjawab..................
kini kukejar jauh dihamparan langit
diatas mega kehidupan bisu
dipenghujungnyapun tak kutemukan jawab
pencarianku terlalu jauh
hingga jauh dari jawab
tentang ngilu ini yang tak habis
oleh lamanya waktu merubah haluan
hari ini aku tertunduk lesu
langkahku semakin surut terbawa waktu
matakupun tak sanggup menatap riuhnya suka ria
dihamparan kerikil tajam kehidupan aku masih ada
duduk terpaku oleh derasnya perjalan duka...............
bergunung menjulang tinggi hati sakit
menjalar sampai ke muara pikir dan tak pernah berakhir
dari waktu yang berlalu sampai disini
mendarah daging dalam jiwa.........................
Ingin kubuktikan aku masih ada diantara manusia
yang mencoba hadir dalam kancah perjuangan ini
mengisi banyak waktu walau sepenggalpun
demi harkat harga diri insan dihadapan Tuhan
demi sesuatu yang tak berakhir.....................
Sampai ke muara hati kutelusuri
Jejak langkahku mencari yang tercecer hilang
dalam perjalanan menuju mati
yang sampai hari ini belum berakhir
tetap kucari walau kuburpun kugali
demi sebuah tanda tanya hidup ini yang tak terjawab..................
kini kukejar jauh dihamparan langit
diatas mega kehidupan bisu
dipenghujungnyapun tak kutemukan jawab
pencarianku terlalu jauh
hingga jauh dari jawab
tentang ngilu ini yang tak habis
oleh lamanya waktu merubah haluan
hari ini aku tertunduk lesu
langkahku semakin surut terbawa waktu
matakupun tak sanggup menatap riuhnya suka ria
dihamparan kerikil tajam kehidupan aku masih ada
duduk terpaku oleh derasnya perjalan duka...............
Minggu, 17 Oktober 2010
ABADI DALAM KEABADIAN
Perjalanan waktu telah meninggalkan semua………
Meninggalkan masa yang telah berlalu…………..
Perjalanan menuju waktu yang abadi…………..
Masih banyak yang ingin abadi………………
Ingin seperti Keabadian………….
Bila jalan ini panjang…………………….
Sepanjang apakah bisa menjalani ?…………….
Menjalani jalan – jalan Tuhan ………….
Yang terang sepanjang jalan …………
Sepanjang Kehidupan………..
Waktu adalah adalah pinjaman gerak………….
Gerak dalam masa yang bergerak ……………
Menuju sumbu gerak……………….
Yang akhirnya tak bergerak……………
Abadi dalam keabadian waktu……………..
Meninggalkan masa yang telah berlalu…………..
Perjalanan menuju waktu yang abadi…………..
Masih banyak yang ingin abadi………………
Ingin seperti Keabadian………….
Bila jalan ini panjang…………………….
Sepanjang apakah bisa menjalani ?…………….
Menjalani jalan – jalan Tuhan ………….
Yang terang sepanjang jalan …………
Sepanjang Kehidupan………..
Waktu adalah adalah pinjaman gerak………….
Gerak dalam masa yang bergerak ……………
Menuju sumbu gerak……………….
Yang akhirnya tak bergerak……………
Abadi dalam keabadian waktu……………..
Sabtu, 16 Oktober 2010
PINJAMAN WAKTU
ketika peluh telah berhenti mengalir
semua kosong
semua diam
semua bertanya
apa lagi ??????????
waktu pinjaman gerak
tak ada mundur maju terus
semakin samar
semakin pudar
semakin lunglai
semakin tak ada
kembali tak ada
dan masih ada yang meng ada – ada
meng adakan yang mesti tak ada
hingga habis dan hampa
dalam kehampaan dunia
masih terus berjalan waktu
pinjaman geraka masih digunakan
pinjaman napas masih dibutuhkan
pinjaman rasa masih diperlukan
pinjaman jiwa masih melekat
kembali
kembali
kembali
kembali menapak pagi
melihat matahari
melihat tangis
melihat tawa
melihat yang perlu dilihat
hanya untuk melihat – lihat
semua kosong
semua diam
semua bertanya
apa lagi ??????????
waktu pinjaman gerak
tak ada mundur maju terus
semakin samar
semakin pudar
semakin lunglai
semakin tak ada
kembali tak ada
dan masih ada yang meng ada – ada
meng adakan yang mesti tak ada
hingga habis dan hampa
dalam kehampaan dunia
masih terus berjalan waktu
pinjaman geraka masih digunakan
pinjaman napas masih dibutuhkan
pinjaman rasa masih diperlukan
pinjaman jiwa masih melekat
kembali
kembali
kembali
kembali menapak pagi
melihat matahari
melihat tangis
melihat tawa
melihat yang perlu dilihat
hanya untuk melihat – lihat
Langganan:
Postingan (Atom)